Kamis, 17 April 2014

Perangkat Keras / Hardware : Webcam




Webcam (singkatan dari web camera) adalah sebutan bagi kamera real-time (bermakna keadaan pada saat ini juga) yang gambarnya bisa diakses atau dilihat melalui World Wide Web, program instant messaging, atau aplikasi video call. Webcam atau web camera adalah sebuah kamera video digital kecil yang dihubungkan ke komputer melalui (biasanya) port USB ataupun port COM.
WebCam adalah sebuah perangkat lunak tambahan yang bisa dipadukan dengan komputer. Fungsi alat ini adalah untuk merekam gambar sederhana, baik berupa foto maupun video. Untuk proses komunikasi, WebCam biasa digunakan dalam media sosial seperti Yahoo Masenger, Skype, dan lainnya. Semua data yang terekam dalam WebCam akan langsung masuk ke data komputer yang tidak memerlukan kaset atau penyimpanan khusus. WebCam dibutuhkan sebagai perangkat tambahan dalam pengoperasian komputer.



Macam-macam WebCam :
Pertama adalah Serial and Parallel port WebCam. Ini adalah WebCam seri pertama yang saat ini sudah jarang sekali digunakan. Selain karena sudah tak lagi dproduksi, WebCam ini memiliki kualitas gambar rendah.
Kedua adalah USB WabCam. Jenis kedua ini cocok sekali digunakan oleh para pemula dalam dunia kamera komputer. Dengan fasilitas ynag sudah memadai bisa langsung dihubungkan ke komputer, tentuny dengan syarat OS harus sudah mendukung fasilitas port USB WebCam ini.
Ketiga disebut dengan nama Firewire and Card Based Webcam. Firewire adalah teknologi pengambilan gambar video yang diperlukan untuk mareka yang mendukungnya. Harga WebCam ini masih relatif mahal. Namun, hal tersebut didukung oleh kemampuan yang menghasilkan 24 hingga 30 fps.
Jenis terakhir adalah Network and Wireless Camera. Jenis kamera ini sebenarnya tidak memerlukan fasilitas komputer sama sekali. Dengan kecanggihan yang dimilikinya, alat ini bisa langsung terhubung ke jaringan internet, baik melalui modem maupun jaringan kabel.

Web camera memiliki fitur-fitur dan setting yang bermacam-macam, diantaranya adalah:
1. Motion sensing – web camera akan mengambil gambar ketika kamera mendeteksi gerakan.
2. Image archiving – pengguna dapat membuat sebuah archive yang menyimpan semua gambar dari web camera atau hanya gambar-gambar tertentu saat interval pre-set.
3. Video messaging – beberapa program messaging mendukung fitur ini.
1.      Advanced connections – menyambungkan perangkat home theater ke web camera dengan kabel maupun nirkabel.
2.      Automotion–kamera robotik yang memungkinkan pengambilan gambar secara pan atau tilt dan setting program pengambilan frame berdasarkan posisi kamera.
3.      Streaming media – aplikasi profesional, setup web camera dapat menggunakan kompresi MPEG4 untuk mendapatkan streaming audio dan video yang sesungguhnya.
4.      Custom coding – mengimport kode komputer pengguna untuk memberitahu web camera apa yang harus dilakukan (misalnya automatically refresh).
5.      AutoCam – memungkinkan pengguna membuat web page untuk web cameranya secara     gratis di server perusahaan pembuat web camera.
Sekarang hampir semua kamera digital dan HP bias dijadikan sebagai kamera web (webcam).
Jenis WebCam yang bermacam-macam memberikan pilihan tersendiri bagi penggunanya. Semua disesuaikan dengan kebutuhan berbeda agar lebih maksimal dalam hasil yang diinginkan.
Agar menghasilkan gambar yang memuaskan, WebCam membutuhkan beberapa komponen tambahan.
1.       kabel data yang menghubungkan WebCam dengan komputer yang akan digunakan.
2.       tombol snapshot yang mengambil sebuah gambar untuk nantinya disimpan dalam bentuk foto.
3.      pengaturan fokus untuk mengatur lensa supaya gambar yang dihasilkan lebih bagus.
4.      Dan terakhir lensa kamera, semakin bagus lensa yang digunakan akan semakin jernih hasilnya.

2 komentar: