Selasa, 29 Juli 2014

TUGAS 14

KESAN DAN PESAN
Mata kuliah  Teknologi Informasi merupakan salah satu mata kuliah yang wajib ditempuh pada perkuliahan semester dua Pascasarjana program studi Teknologi Pembelajaran STKIP Garut. Saya selaku mahasiswa semester dua mendapat mata kuliah ini yang diampu oleh Dr. Hudiana Hernawan, MS mendapat kesan pertama yang cukup menarik sehingga saya sangat antusias menjalaninya, dan saya berusaha untuk tidak meninggalkan kelas karena merasa takut ketinggalan.
Mata kuliah ini menurut saya merupakan mata kuliah yang sangat penting pada jurusan Teknologi Pembelajaran selain merupakan icon / identitas dari jurusan juga pada pembelajaran yang saya alami sangat menunjang profesi saya selaku guru di lapangan yang harus senantiasa up date terutama dalam perkembangan teknologi agar tidak ditinggalkan oleh siswanya dan tetap mengimbangi jaman yang sedang dialami oleh siswa.
Apalagi sekarang kurikulum berganti dimana teknologi harus dikuasai oleh seluruh guru tidak lagi hanya tanggung jawab guru TIK saja, dimana dalam pelaksanaan pembelajaran guru dituntut untuk senantiasa memberikan suasana atau lingkungan yang dapat membelajarkan siswa . Dalam pembelajaran IPA siswa dituntut untuk mendapat pengalaman langsung dalam menemukan konsep-konsep atau teori-teori yang dipelajarinya, tetapi dalam kenyataannya kami sebagai guru di lapangan sangat sulit untuk menyediakan kondisi / situasi belajar yang memungkinkan siswa mendapat pengalaman langsung atau minimal demonstrasi dari suatu konsep misalnya  Fotosintesis kami tidak bisa hanya menyebutkan proses fotosintesis saja tapi harus menjelaskan bagaimana fotosintesis terjadi serta faktor-faktornya tentu kalau hanya dijelaskan saja siswa tidak akan mendapat pengalaman belajar yang maksimal , dimana kemungkinan daya serap siswa hanya beberapa % saja banyak siswa yang tidak dapat terlayani karena masing-masing siswa memiliki gaya belajar yang berbeda .
Dengan adanya mata kuliah ini saya mendapat pengalaman yang selama ini saya inginkan yaitu adanya pemanfaatan teknologi informasi yang memberi saya selaku guru kemudahan menyajikan suatu konsep/ teori pelajaran yang saya ampu menjadi lebih konkrit sehingga lebih mudah difahami oleh siswa. Dalam pelaksanaan pembelajarannyapun dapat lebih efisien dalam waktu karena melibatkan banyak indra sehingga konsep-konsep / teori akan diterima oleh siswa secara utuh tidak melalui pendengaran saja.
Saya sangat berterima kasih kepada Dosen pengampu mata kuliah ini karena beliau mampu memberikan /mengenalkan saya pada solusi yang saya butuhkan untuk memperbaiki pembelajaran yang selama ini saya pakai menjadi lebih menarik , efisien dan efektif.
Pesan yang ingin saya sampaikan untuk mata kuliah ini, pada pembagian waktu pemberian praktek aplikasi software kurang banyak porsinya sehingga pada bagian akhir rasanya terburu-buru, sehingga kami yang agak lambat memahaminya perlu kerja keras untuk bisa. Saya berpendapat mungkin dari 14 pertemuan mungkin 2/3 nya untuk praktek sehingga kami menjadi lebih matang dalam mengaflikasikan software-software yang buat kami baru dan kami sangat tertarik  menggunakannya di lapangan.

Berikut adalah beberapa contoh aflikasi software yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran :


Web pembelajaran (e-learning)


Flash dari i-spring







mobile-learning












Digital-Book


Dari keempat model diatas masing-masing punya tingkat kefektifan yang berbeda dalam hal ini guru harus pandai memanfaatkannya secara tepat.

Sabtu, 26 Juli 2014

TUGAS 13 E-LEARNING

E-LEARNING
Penggunaan Internet di masa sekarang sudah menjadi kebutuhan dalam berbagai bidang seperti komunikasi , informasi, bisnis, sosial media termasuk dunia pendidikan. Internet sebagai media pengajaran dengan karakteristik yang khas  :

  1. . Sebagai media interpersonal dan massa
  2. Bersifat interaktif
  3.      Memungkinkan komunikasi secara sinkron maupun asinkron (tunda)
Dengan Teknologi Informasi (TI ) dapat menunjang peserta didik yang mengalami keterbatasan ruang dan waktu untuk tetap bisa mengikuti pembelajaran. Adanya media internet memudahkan warga belajar untuk dapat mengakses ke berbagai sumber informasi, termasuk halaman web. Melalui halaman web ini maka warga belajar dapat mentransformasikan informasinya kepada orang lain, sehingga membentuk suatu jaringan atau komunitas belajar yang dikenal dengan virtual learning .
E-Learning dapat dipandang sebagai suatu sistem yang dikembangkan dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran dengan berupaya menembus keterbatasan ruang dan waktu.
Prinsip – prinsip E-Learning dalam pembelajaran adalah sebagai berikut :

  1. Tercipta untuk mengatasi keterbatasan antara pendidik dan peserta didik terutama dalam hal ruang dan waktu.
  2. Pendidik dan peserta didik tidak harus berada dalam satu dimensi ruang dan waktu.
  3. Proses pendidikan dapat berjalan kapan saja.
  4. Merupakan penyampaian informasi komunikasi, pendidikan, pelatihan secara online.
  5. Menyediakan seperangkat alat yang bisa memperkaya nilai belajar secara konvensional, sehingga dapat menjawab tantangan perkembangan global.
  6. Prinsip belajar siswa aktif (student active learning), prinsip belajar partisipatorik (participation learning), prinsip mengajar yang reaktif (reactive teaching)
Manfaat E-Learning untuk pendidik diantaranya :

1      Meningkatkan pengemasan materi pembelajaran dari yang saat ini dibangun
2      Menerapkan strategi konsep pembelajaran baru dan inovatif
3      Efisiensi
4      Pemanfaatan aktivitas akses belajar
5      Menggunakan sumber daya yang terdapat pada internet
6      Dapat menerapkan materi pembelajaran dengan multimedia.
7      Interaksi pembelajaran lebih luas dan multisumber belajar.


 Manfaat E-Learning bagi peserta didik diantaranya :

  1.   Meningkatkan komunikasi dengan pendidik dan peserta didik lainnya.
  2.  Lebih banyak materi pembelajaran yang tersedia yang dapat diakses tanpa memperhatikan ruang dan waktu
  3.  Berbagai informasi dan materi terorganisasi dalam satu wadah materi pembelajaran online.

Ada beberapa software yang bisa digunakan untuk membangun sebuah halaman e-learning diantaranya WebCT. Untuk koneksi ke internet dapat melalui fasilitas  Dial Up, ADSL, dan Wireless, Hotspot.





Para pengajar yang hendak mulai menggunakan WebCT membangun pembelajaran online mereka berdasarkan struktur dan sistematika pembelajaran mereka di kelas biasa, untuk dapat mengaksesnya perlu user name dan password untuk dapat masuk ke dalam belajar online. 
Berikut beberapa contoh web untuk e-learning :








Sumber :
Darmawan, Deni (2012). Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Bandung : PT Remaja Rosdakarya 

Hernawan, Hudiana (2014). Internet 2014 (Materi kuliah Teknologi Informasi)


Jumat, 25 Juli 2014

DIGITAL BOOK

DIGITAL BOOK
E-book atau buku elektronik atau buku digital merupakan sarana yang sekarang sedang berkembang dan diminati, banyak kelebihan yang dimiliki dengan e-book yaitu antara lain karena sifatnya elektronik/data digital maka e-book tidak membutuhkan ruang besar sehingga mengurangi penggunaan ruang yang terbatas, fleksibilitas, fungsionalitas, harga yang lebih murah dibandingkan buku cetak, mudah mempublikasikannya & merupakan bagian dari konservasi terhadap bahan baku kertas.

Berdasarkan beberapa pertimbangan keunggulan/kelebihan sebuah e-book maka dirasa penting bahwa setiap orang khususnya calon guru, guru, dosen atau masyarakat luas memiliki kemampuan untuk membuat sebuah e-book. Banyak aplikasi yang beredar yang dapat dipergunakan untuk membuat sebuah e-book sebagai media pembelajaran yang dapat dipergunakan oleh peserta didik, guru, dosen atau masyarakat luas, dari yang gratis (free) sampai yang berbayar. Beberapa aplikasi yang gratis (free) dan sangat bagus untuk membuat sebuah ebook , dengan aplikasi ini seolah pembaca sedang membuka buku nyata di dalam komputer, layaknya seperti membolak balik buku hard copy namun via komputer, aplikasi tersebut antara lain 3D-Pageflip profesinal berikut langkah-langkahnya :

Persiapan pembuatan Digital Book, diantaranya menyiapkan file yang hendak dijadikan buku dalam bentuk MS. Word, gambar-gambar, audio,dan video yang sesuai.seperti langkah berikut :
Selanjutnya mengkonversi file tersebut dengan bantuan software Nitro PDF, seperti berikut :
                
Klik dua kali pada Nitro Pdf

Maka akan muncul tampilan berikut, pilih file yang akan di convert ke PDF, kemudian di convert
             
Selanjutnya  pembuatan Digital Book dengan bantuan 3D Padeflip Pro, seperti berikut
               





Berikut adalah hasilnya , dapat dibaca dengan software 3D Pageflip Reader:








 sumber :
Darmawan, Deni (2012). Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bandung : PT remaja Rosdakarya

Hernawan, Hudiana (2014). Video pembuatan Digital Book

Kamis, 24 Juli 2014

MOBILE LEARNING (M-LEARNING)

Mobile Learning (M-Learning)
Adanya kondisi nyata yang berhubungan dengan perkembangan alat komunikasi handphone yang menjadi landasan latar belakang operasional kemunculan mobile learning diantaranya :
·         Penetrasi perangkat mobile sangat cepat
·         Lebih banyak daripada PC
·         Lebih mudah dioperasikan daripada PC
·         Pernagkat mobile dapat dipakai sebagai media belajar



Berangkat dari latar belakang diatas keberadaan Handphone menjadi hal yang lumrah dimiliki oleh semua kalangan, bahkan orang lebih rela ketingggalan barang penting lainnya dibandingkan harus ketinggalan Handphone. Handphone sudah menjadi kebutuhan, jadi keberadaannya sudah menjadi familiar di kalangan siswa. Hal ini dapat dijadikan salah satu alternatif layanan pembelajaran yang dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun, maka pemikiran dalam mengembangkan mobile learning ini sangat didasari oleh alasan-alasan pokok, khususnya karena :
·         Dapat digunakan kapanpun, dimanapun (online /offline)
·         Cakupan luas , dapat menggunakan jaringan seluler komersial (GSM, GPRS, CDMA) tanpa harus membangun sendiri.
·         Jaringan tersedia dimana-mana
·         Integrasi dengan sistem yang ada khususnya mampu berintegrasi dengan e-learning, sistem penyelenggaraan pendidikan, dan sistem lainnya.
Klasifikasi M-Leaning
·         Jenis perangkat yang digunakan
·         Teknologi komunikasi nirkabel yang digunakan
·         Tipe informasi yang dapat diakses
·         Tipe pengaksesan (online/offline)
·         Lokasi
·         Tipe komunikasi
·         Dukungan standar e-learning
M-Learning pada dasarnya bagaimana siswa memiliki kesempatan untuk memiliki kesempatan untuk menerima informasi pembelajaran dari gurunya yang telah menyiapkan beberapa paket pelajaran mulai dari informasi pelajaran secara umum hingga sistem atau prosedur evaluasi yang bisa diberikan kepada siswa.
Dalam  prakteknya untuk mempersiapkan M-Learning , harus disiapkan terlebih dahulu program pembelajaran dalam bentuk MS powerpoint  termasuk di dalamnya gambar, video dan audio yang dibutuhkan , kemudian membuka software Wondershare PPT2DVD seperti gambar berikut :






 langkah awal dengan mengkonversi materi Powerpoint di atas ke dalam software Wondershare PPT2DVD seperti gambar berikut :
  • klik icon create video files
  • pilih +add, pilih file MS Powerpoint yang sudah disiapkan di atas


  • klik next, tunggu sapai proses selesai


  • klik next


  • klik next



  • klik start


  • tunggu sampai konversi selesai


selanjutnya hasil konversi dapat ditransfer melalui kabel data ke HP tau copykan ke memory card menggunakan card reader.


Rabu, 16 Juli 2014

Penerapan MMI dalam Profesi Saya

Multimedia Interaktif atau yang kita kenal MMI adalah multimedia yang dilengkapi dengan alat pengontrol yang dapat dioperasikan oleh pengguna sehingga pengguna dapat memilih apa yang dikehendaki untuk proses selanjutnya. Contoh multimedia interaktif adalah : multimedia pembelajaran interaktif, aplikasi game, dan lain-lain. Sedangkan pembelajaran diartikan sebagai proses penciptaan lingkungan yang memungkinkan terjadinya proses penciptaan lingkungan yang memungkinkan terjadinya proses belajar.
Jadi dalam pembelajaran yang utama adalah baimana siswa belajar. Belajar dalam pengertian aktifitas mental siswa dalam berinteraksi dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan perilaku yang bersifat relatif konstan. Dengan demikian aspek yang menjadi penting ddalam aktifitas belajar adalah lingkungan bagaimana lingkungan ini diciptakan  dengan menata unsur-unsurnya sehingga dapat mengubah perilaku siswa .
Penerapan MMI dalam pembelajaran IPA merupakan aflikasi  penunjang profesi penulis selaku guru IPA di SMP. Manfaat dari MMI dapat dirasakan dalam pembelajaran IPA , hal ini disebabkan MMI memiliki keunggulan diantaranya  :
1.      Memperbesar benda yang sangat kecil dan tidak tampak oleh mata, seperti kuman, bakteri, elektron, sel-sel makhlik hidup dan lain-lain.
2.      Memperkecil benda yang sangat besar yang tidak mungkin dihadirkan ke dalam kelas, misalnya gunung, binatang dan lain-lain.
3.      Menyajikan peristiwa yang kompleks , rumit dan berlangsung cepat atau lambat seperti sistem peredaran darah, pernapasan, reproduksi dan lain sebagainya.
4.      Menyajikan benda atau peristiwa yang jauh, misalnya tatasurya
5.      Menyajikan benda atau peristiwa yang berbahaya misalnya gunung meletus, binatang buas, reaksi kimia yang mungkin beracun dll.
6.      Meningkatkan daya tarik dan perhatian peserta didik
7.      Mengkonkritkan peristiwa yang abstrak atau sulit ditemukan kenyataannya dalam bentuk animasi.

Pembuatan MMI menggunakan berbagai software misalnya dengan Microsoft Power point, Adobe Flash, I-Spring dll.
Berikut adalah contoh penerapan MMI dalam pembelajaran IPA untuk SMP :








Minggu, 06 Juli 2014


SOFTWARE UNTUK PENDIDIKAN
(ADOBE FLASH )
Komunikasi dalam pendidikan adalah salah satu hal yang sangat vital, dimana seorang pendidik  baik guru ataupun dosen ketika berhubungan dengan siswa / mahasiswanya dalam proses belajar mengajar. Dengan komunikasi yang efektif, maka transfer ilmu dan nilai berjalan efektif pula. Begitu pula sebaliknya , jika komunikasi tidak efektif, maka transfer ilmu dan nilai pun tidak optimal, akibatnya proses pembelajaran tidak menarik bagi siswanya sehingga tujuan pembelajaranpun tidak  dapat tercapai.
Teknologi pembelajaran berkembang sangat pesat seiring dengan bermunculannya berbagai software – software yang berperan penting dalam dunia pendidikan. Ada banyak media yang bisa membantu dalam proses pembelajaran misalnya Microsoft PowerPoint yang sangat familiar di kalangan masyarakat maupun dunia pendidikan khususnya. Namun kebanyakan software presentasi sekarang masih hanya menampilkan materi pelajaran secara statis, artinya dalam menampilkan video, gambar, ataupun tulisan belum dapat mensimulasikannya.
Adobe Flash merupakan salah satu software yang cukup menarik untuk digunakan untuk menggambar dan menganimasikannya serta sudah dipakai secara luas sebagian kalangan menggunakannya untuk membuat animasi untuk halaman website, profil perusahaan , Cd interaktif, game dan lain-lain. Dalam Adobe flash kita dapat memasukkan rumus fisika, matematika atau rumus-rumus liannya dalam bentuk Action Script . Sehingga kita bisa menyimulasikan  mobil yang bergerak dengan kecepatan dan percepatan tertentu, sebuah peluru yang dilontarkan  dengan sudut elevasi tertentu  atau grafik  sebuah persamaan matematika , semuanya menjadi mungkin dengan flash. Berikut ini tampilan Adobe Flash , cara membuat animasi serta contoh hasil nya :



berikut adalah video tutorial cara menggunakan software Adobe Flash :


                                         http://www.youtube.com/watch?v=wNzjC_6qk-8


Contoh pembelajaran yang memanfaatkan Adobe Flash